sayugi.id

Share Informasi, Tutorial, dan Pengalaman Pribadi

TOP POST!!!

Light Novel : Memory

Sinopsis : Riko, siswa kelas 3 SMA, kehilangan ingatan masalalunya karena sebuah kecelakaan yang dilaluinya, lupa akan segalanya, lupa aka...

Penyesalan Chapter 3


Sebagian Pemeran Utama dalam Kisah Ini

hai, jumpa lagi dengan saya Gylang Satria Yudha, akhirnya di bulan Suci Ramadhan ini saya dapat menyelesaikan chapter ketiga ini, awal mulanya sih saya hampir kehilangan ide, dan hampir saja Cerita ini gagal total kayak cerita saya yang lain yang berjudul My Heart Is Yours dan Pilih Aku, beberapa hari yang lalu kepala saya terbentur sebuah pintu kamar saya, dan munculah sebuah ide, memang menurut saya lajur cerita ini makin gak jelas, dan terkesan acak acakan, hahaha Maaf ya, maklum saya masih pemula dan juga idenya didapat dari hasil sebuah pintu yang tertutup (Abaikan )..

Oke langsung saja ini dia Novel Chapter Ketiga yang berjudul penyesalan...
_________________________________________________________________________________

CHAPTER KETIGA
“ kakak, sebenernya aku itu suka sama kakak, kak itu udah ganteng, lucu, baik, meskipun kaka ini jarang tersenyum, tapi aku suka sama kakak.” Ucap yunda pada Gylang tiba tiba.
“ hah, aku, aku lucu “ ucap Gylang dalam hati, tidak pernah ada yang menyebutnya lucu.
“ kamu serius?”

“ iya kak, aku serius,bahkan dua rius.” Ucap yunda sambil menunjukan kedua jari tanganya berbentuk V.
“hm, sebenarnya belum pernah aku sedekat ini sama perempuan, bisa dibilang kamu wanita pertama yang baru aku kenal yang sedekat ini denganku, kamu itu lucu, imut dan perkataanmu itu selalu nyambung dengan perkataanku, kamu juga cantik…” ucap Gylang sambil menyandarkan tubuhnya di bawah pohon itu.
“iya kak, aku juga sama, baru kali ini aku dekat dengan laki laki, biasanya aku disebut anak aneh, aku jarang banget bergaul sama oranglain..”…”jadi maukah…” ucap yunda tetapi sebelum melanjutkan ucapannya…
CUUUP ..” Gylang mencium bibir yunda dengan lembut, wajah yunda langsung memerah, jantungnya serasa mau meledak, diapun membalas ciumannya itu dengan lembut pula…
Setelah beberapa lama, Gylang melepaskan ciumanya..” eh, maaf aku kelepasan “ ucap Gylang sambil malu malu kucing..
“ emh anu, ternyata seperti itu rasanya ciuman?... ucap yunda menyentuh bibir imutnya…
“hah jadi tadi itu, ciuman pertamamu..?” ucap Gylang sedikit terkejut…
“ iya..” jawab yunda dengan wajahnya yang sedikit memerah..

Ditempat lain….
“ mantap, aku dapat fotonya, hahahahaha, memang hebat….” Ucap seseorang dibalik pohon dengan sedikit tertawa penuh kemenangan…

Sementara itu.
“ emh, sudah sore, sebaiknya kita pulang, ayo..” ucap Gylang berdiri sambil menyodorkan tangganya kepada yunda
“ ayo” ucap yunda dengan senyum manisnya sambil menerima tangan gylang
Mereka berjalan menuruni bukit dengan bergandengan tangan, gylangpun seolah olah telah melupakan kejadian yang telah dilaluinya kemarin, dia merasa senang, bahkan dia belum pernah merasa sesenang itu selama hidupnya.. mereka pulang bersama sepanjang perjalanan mereka tidak saling berbicara karena mereka malu malu, didalam mobil Gylang mereka saling berdiam tanpa ada yang berbicara.. {maklum Baru Jadian hahahaha penulis ikut serta…}
Sesampainya disebuah rumah yang sederhana..
“jadi ini rumah kamu?... “ Tanya Gylang pada yunda..
“ iya kakak, mau mampir dulu? Disini Cuma ada ibuku aja kok..” ucap yunda pada Gylang.
“ hm, nggak ah lain kali aja, soalnya udah malem, pasti aku ada yang nyari…” ucap Gylang sambil menatap jam tangganya..
“ iya gak apa apa”… ucap yunda
“ hm besok boleh gak aku ngejemput kamu, kita berangkat bareng kesekolah?... “ ajak Gylang..
“ emh gak usah kak, besok aku mau di anter ibuku..” jawab yunda.
“ oh iya “
CUUUUP Gylang dengan tiba tiba mencium yunda lagi, wajah yunda memerah lagi dia tersipu malu…
“ hehe, sampai jumpa besok ya” ucap Gylang setelahnya…
Gylang langsung berangkat lagi, sedangkan erni, dia hanya diam terpaku disana, dia merasa bahagia, setelah tersadar dengan lamunannya, dia masuk kedalam rumahnya…
“ hm, keren juga ya pacar kamu, udah ganteng, keren dan mobilnya juga bukan mobil murah…” ucap ibu yunda dibalik pintu…
“ ihh ibu, mau tau aja..” ucap yunda berlari kedalam kamarnya,karena malu…
“ dasar anak muda, jelas jelas aku barusan melihatnya mereka berciuman…” ucap ibunya sambil menggelengkan kepalanya…

Malam itu baik gylang maupun yunda, mereka tidak bisa tidur , mereka terpikirkan satu sama lain.. mereka merasa bahagia, jantung mereka deg degan…

Pagipun tiba, gylang bangun kesiangan…
“ ahhh sial aku kesiangan” ucapnya, dia dengan cepat mempersiapkan dirinya agar tidak terlambat kesekolah….
Segera dia berlari ke garasi mobilnya, menaiki mobil kerennya dan segera berangkat…
“ ah 10 menit lagi gerbang sekolah akan ditutup…” ucapnya didalam mobil sambil melihat jam tangannya.
Sesampainya di gerbang sekolah.
“ huh, untung aku tidak terlambat…” ucapnya sambil memarkirkan mobilnya di tempat parkir yang telah disediakan…
TENG TENG TENG TENG
“ Tepat waktu…” lanjutnya setelah mendengar bell sekolah berbunyi, dia langsung berlari menuju kelasnya…
Didalam kelas.
“ hei kawan kenapa kamu hari ini terlambat?....” tanya prana…
“yah aku kesiangan” jawabnya
Beberapa menit mereka berdua ngobrol sampai wali kelaspun tiba…
“ anak anak hari ini kita kedatangan murid baru, ayo…” ucapnya sambil menyuruh seseorang murid masuk..
“ hai perkenalkan nama saya yunda, saya pindahan dari bandung, salam kenal dan mohon bimbingan semuanya ya..” ucap wanita yang yang dikenal bernama yunda sambil tersenyum manis…
“ hm diakan harusnya berada dikelas 2E” ucap Gylang terkejut…
“ hehe, terkejutya?... ucap prana dari belakang Gylang…
“hm apa?” ucap Gylang sambil membalikan badannya.
“ yasudah yunda, kamu sekarang boleh duduk, kamu boleh duduk disebelah orang itu..” ucap wali kelas sambil menunjukan tanganya pada seorang pemuda yang menghadap kebelakang..
“ ini “ ucap prana sambil menunjukan Sesuatu yang membuat yang membuat Gylang semakin terkejut… “ tidak menyangka ternyata the Cool Prince bisa seperti ini…” ucap prana menggelengkan kepalanya…
“da..dari mana kamu dapat foto ini…” Tanya Gylang….
“ hei kalian berdua kenapa ngobrol mulu…” ucap wali kelas kepada mereka berdua… mereka langsung diam tak bersuara.. gylangpun membalikan tubuhnya menghadap kedepan..
“ nah kamu duduk disebelah dia, nama dia Gylang satria Yudha..” ucap wali kelas mempersilahkan yunda duduk..
“ ya, anak anak sekarang kita pelajaran matematika ya…” lanjutnya sambil berjalan menuju papan tulis dan menuliskan beberapa soal..
10 menit kemudian, “yang bisa mengerjakan soal ini saya akan kasih nilai 10..” ucap bapak anki selaku guru dan wali kelas disana..
“ahh pak, itu soal yang tidak bisa kami kerjakan..” ucap beberapa muridnya dengan kecewa.
Tiba tiba yunda berdiri dan melangkah kedepan kelas, menuliskan sesuatu..
“ hm, bagus bagus.. kamu boleh duduk lagi..” ucap pak anki nopia ananta sambil menuliskan nilai yunda dalam buku nilai..
“Waaaaaaaaaaaaaaaaaaahhhhh” ucap hampir setiap murid dikelas itu sambil bertepuk tangan..
“ hebat, kamu ternyata pintar juga…” ucap Gylang sedikit berbisik kepada yunda…
“ emh nggak kok kak, tadi hanya kebetulan” ucapnya
Jam pelajaran pun berlangsung sampai istirahatpun tiba….
“ hei teman, aku duluan…” ucap prana pada Gylang…
“ ya, aku juga duluan…” ucap asep juga.
“ iya silahkan…” jawab Gylang kepada mereka…
 Semua murid didalam kelas itu istirahat, ada yang menghabiskan waktu istirahat di kantin, ada yang di perpus, ada juga yang di lab, seisi kelas itu menjadi kosong, hanya ada sepasang kekasih yang tengah berdiam tanpa ada suara mereka berdua malu malu kucing….
Sampai sampai..
“ emh, bukanya kamu tadinya ditempatkan di kelas 2E” Tanya Gylang..
“ iya sih tadinya aku ditempatkan di kelas 2E,tetapi kepala sekolah menempatkanku ulang dan akhirnya aku sekelas dengan kakak..” ucapnya sambil menyandarkan kepalanya di pundak Gylang..
Gylang begitu deg degan, jantungnya seakan akan mau copot… { maklum Cinta pertama}
Mereka terdiam kembali dengan posisi seperti itu,.
“ aku cinta kamu, maukah kamu jadi pacar aku?...” ucap Gylang tiba tiba…
“ bukannya kita udah jadian kak?...” Tanya yunda
“ kemarin kan gak resmi…hehehe..” ucap Gylang tersenyum.
“ hm, jawabannya…” CUUUP , yunda mencium Gylang “ ya aku mau…” lanjut yunda..
Gylang terkejut sekaligus bahagia, dia bahkan tidak bisa berkata apa apa….
“ emh, makasih, eh kita keliling sekolah ini aja yuk, mumpung waktu istirahat masih lama…” ajak Gylang
“ ya, ayo..” ucap yunda bersemangat.
Mereka lalu keliling sekolah, Gylang memperkenalkan setiap ruang, guru dan sahabat terdekatnya kepada yunda…
Seperti apakah kisah selanjutnya.. tetap baca novel dari Gylang satria Yudha yang memang agak gak jelas ini heheh .. Rilis 2 Minggu sekali..

 
 Prana-Asep-Gylang
 

Share this article :
+
0 Komentar untuk "Penyesalan Chapter 3"

Silahkan berikan komentar anda :), baik berupa Kritik dan Saran Seputar Postingan saya diatas, atau anda bisa mengetikan pertanyaan , atau pernyataan seputar Postingan saya diatas :)