sayugi.id

Share Informasi, Tutorial, dan Pengalaman Pribadi

TOP POST!!!

Light Novel : Memory

Sinopsis : Riko, siswa kelas 3 SMA, kehilangan ingatan masalalunya karena sebuah kecelakaan yang dilaluinya, lupa akan segalanya, lupa aka...

Elementary OS di UEFI

Unified Extensible Firmware Interface (UEFI) adalah standar baru firmware interface untuk PC yang didesain untuk menggantikan BIOS (Basic Input/Output System).
UEFI awalnya dikembangkan oleh Intel dan diberi nama EFI. Namun sebuah group yang terdiri dari 140 perusahaan mengambil alih pengembangannya dan menamainya Unified EFI atau UEFI.
Seperti halnya BIOS, UEFI menghubungkan antara hardware, firmware, dan OS dalam sebuah komputer. UEFI menjadi program yang pertama kali berjalan saat komputer dinyalakan. UEFI akan mengecek setiap komponen hardware yang terpasang di komputer, menyalakannya, mengaturnya, dan menyerahkannya ke sistem operasi melalui proses booting.
Uefi ini pada dasarnya sih BIOS, namun tentunya dengan beberapa kelebihan yang tidak dimiliki bios tentunya, apa aja sih?..
1. Mendukung Banyak Partisi - Jika BIOS hanya mampu sampai 4 partisi danalam 1 disk, nah berbeda dengan UEFI yang sudah mampu dengan banyak Partisi.
2. Booting Lebih Cepat, saya disini menggunakan windows 10 pro dan Elementary OS, dan tentunya Boot nya lebih cepat daripada BIOS pada umumnya.

Cukup dengan Intro :D.
Nah teman teman, setelah beberapa lama saya gak memberikan seputar cerita atau informasi tentang linux dan hanya berfokus pada windows, dan setelah mengubah BIOS ke UEFI yang harus Memformat HDD, akhirnya saya Instal kembali WIndows 10 dan Linux ini, dan apa sih bedanya ketika dualboot Windows 10 dan Elementary OS di BIOS dan UEFI?..
pada dasarnya sama saja, dan gak ada bedanya, kecuali dalam kecepatan, dan kestabilan hardware tentunya, nah selain itu ada yang baru, dan unik, yaitu ketika kita memilih OS, tidak seperti pada BIOS yang menampilkan GRUB Linux untuk Dualboot, disini saya harus masuk ke BIOS terlebih dahulu, dan mengatur Boot Options, Cara mudahnya saya tinggal pilih Fast Boot f12 aja di laptop ini.

Sebenarnya kita bisa menginstal Grub / boot loader, dengan beberapa software, namun saya rasa lebih nyaman seperti ini deh, Jomblo dan sendiri sendiri. " abaikan ".
Oke Kesimpulannya, dengan UEFI Bios, Sistem Operasi yang dipakai, mau apapun itu dirasa lebih stabil dan tentunya lebih membuat kita nyaman, terutama dalam pembagian partisi, sehingga membuat partisi kita yang lumayan besar, bisa kita bagi sedemikian rupa. 
Oke Terima Kasih dan Semoga Info Ini Bisa membantu dan menjadikan Referensi untuk Mengubah BIOS ke UEFi.
Share this article :
+
0 Komentar untuk "Elementary OS di UEFI "

Silahkan berikan komentar anda :), baik berupa Kritik dan Saran Seputar Postingan saya diatas, atau anda bisa mengetikan pertanyaan , atau pernyataan seputar Postingan saya diatas :)